Sinergitas Ikatan Doktor Perguruan Tinggi se-Pasuruan Raya dengan PEMKAB Pasuruan

20240516_171728

Sementara itu PJ. Bupati Dr. Andiyanto sangat menyambut baik gelaran temu gagas ini, hal ini langka tidak disemua daerah ada, karena kaum inteleltual ini banyak teladan untuk melayani masyarakat.

Saat menyinggung filsafat ilmu, al-Habib Dr. Zainal Abidin,M.Pd.CIQaR, CIRK. Direktur Pascasarjana UII Dalwa berpendapat bahwa ilmu itu kunci segala hal dan menjadi insprirasi setiap orang dalam mengayuh kehidupan yg bermanfaat. Juga disinggung tentang soal karakter setiap orang berbeda yang tidak mudah memahami dengan mensikapi karakter setiap orang maka akan memudahkan memaafkan dan memahami kondisi yang ada.

Sementara Pj. Bupati Pasuruan Dr. H Andrianto mengatakan, Pemkab Pasuruan sangat terbuka terhadap semua gagasan yang disampaikan elemen masyarakat, khususnya para sarjana dan akademisi.

Menurutnya, bila dimungkinkan dan dianggap penting perlu dibentuk suatu model kolaborasi yang lebih permanen dan jangka panjang. “Sekarang ini memang zamannya kolaborasi dan kita dari pemerintah daerah membutuhkan masukan para sarjana dan akademisi,” katanya.

Dirinya mengatakan, kolaborasi dan sinergi harus dilakukan khususnya dengan perguruan tinggi secara terus menerus agar sumber daya manusia di Kabupaten Pasuruan dapat meningkat.

“Pemkab Pasuruan sangat terbuka menerima masukan dari akademisi dan sarjana. Maka dari itu setelah kegiatan ini perlu ada forum khusus demi meningkatkan pendidikan,” ungkapnya.

Banyak permasalahan yang ada di wilayah kerja kabupaten Pasuruan, hal ini tentu menjadi fokus utama pembahasan di forum pertemuan Doktor se Pasuruan Raya pada hari Kamis (15/5) di Gedung Putih Perkantoran Raci Kabupaten Pasuruan. Tampak beberapa tokoh akademi, Rektor Perguruan TInggi hadir di acara Forum Doktor se Pasuruan Raya.

Dosen UII Dalwa yang turut hadir yaitu Dr. Ramli, M.Pd., Dr. Akhmad Fauzi Hamzah, M.Pd.I., Dr. Akhmad Sahrandi,M.Pd.I. serta dari Perguruan Tinggi Pasuruan Raya diantaranya Universitas Yudharta, UNU Pasuruan, Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama (IAI NU) Bangil, Institut Teknologi dan Bisnis Yadika Pasuruan, Universitas Merdeka Pasuruan, dan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Yasini.

Berikut hasil pertemuan para Doktor se Pasuruan Raya merekomendasikan bebera poin anatara lain :

1. Adanya pertemuan-pertemuan selanjutnya bersama perguruan Tinggi dan pemerintah membahas isu permalahan dan mencari solusinya.

2. Mengundang para pimpinan Peruguruan Tinggi se kab Pasuruan akan menindak lanjuti dengan penantanganan MoU dengan pemerintah kabuaten Pasuruan , memaparkan pendidirian SMK unggulan di setiap Pergutuan Tinggi

3. Program peningkatan indeks IPM dibidang pendidikan diusulkan oleh Dr Wiwik salah satu anggota IDPR dengan terobosan pendirian SMK Boarding School bertaraf Nasional yang akan mencetak tenaga kerja yg berkarakter tinggi sbg jawaban industri 5.0. pada bulan juni 2024. mengusulakn adanya Dibidang kesehatan untuk percepatan penurunan angka stunting diperlukan gerakan pendampingan cegah Anemia bagi santriwati di kab Pasuruan dan PHBS untuk mencapai ODF (Open Defication Free) .

4. Mempersiapkan daerah daerah pilihan untuk implementasi pembentukan SMK di daerah sebagai perwujudan pemerataan Pendidikan daerah.

Views: 22

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *